Udinese Gagal Lewati Bremen

Wakil satu-satunya Italia di kompetisi Eropa akhirnya tersingkir juga. Bertanding di kandang sendiri Stadion Friuli dalam perempat final leg kedua Piala UEFA, Udinese hanya mampu bermain imbang 3-3 melawan wakil Jerman, Werder Bremen. Dengan kekalahan 1-3 di leg pertama, Udinese gagal dengan aggregat 4-6.
Udinese sebenarnya mampu membuka peluang lolos di babak pertama dengan menyamakan aggregat 4-4. Gokhan Inler membuka skor di menit 15 memanfaatkan umpan Kwaduwo Asamoah menaklukkan Tim Wiese. Bremen menyamakan kedudukan di menit 29 saat Diego Ribas mencetak gol ke gawang Samir Handanovic. Tapi Udinese menambah dua gol sebelum istirahat lewat Fabio Quagliarella. Di menit 31 Quagliarella membobol gawang Bremen setelah menerima umpan silang Giovanni Pasquale dan mencetak gol keduanya di menit 38 dari umpan Inler. Skor imbang dihentikan jeda.
Di babak kedua Diego tampil memukau dengan mencetak gol keduanya lewat sundulan di menit 59. Bahkan pelanggaran Maurizio Domizzi terhadap dirinya membuatnya berpeluang mencetak hattrick lewat titik putih. Namun eksekusi pinaltinya mampu diselamatkan Handanovic, skor tetap 3-2. Hanya saja tak berselang lama, tepatnya menit 74, Bremen menyeimbangkan kedudukan lewat Claudio Pizzaro yang memanfaatkan umpan silang Mezut Ozil. Skor 3-3 membuat Bremen lolos dengan aggregat 6-4.
Di semifinal Bremen menghadapi tim senegaranya Hamburg SV yang lolos dari hadangan Manchester City. Menang 3-1 dikandang dan kalah 1-2 di City of Manchester, Hamburg lolos dengan aggregat 4-3 atas The Citizen.
Sementara dua tim semifinal lainnya mempertemukan dua klub Ukraina, Shaktar Donets akan menghadapi Dynamo Kiev. Shaktar lolos dengan aggregat 1-4 atas Marseille, sedangkan Kiev unggul aggregat 3-0 atas Paris St Germain.

Imbang 4 – 4, Chelsea Lolos

Pertarungan ketat nan indah terjadi di Stamford Bridge kandang Chelsea saat meladeni Liverpool di leg kedua Liga Champions. Adu strategi tingkat tinggi antara Guus Hidink dan Rafa Benitez, membuat kedua tim silih berganti memimpin pertandingan. Skor imbang adalah hasil paling wajar untuk kedua tim.
Liverpool yang harus menjalani mission impossible setelah kalah di Anfield 1-3 pekan lalu, tampil mendominasi di babak pertama untuk mengejar defisit gol. The Reds membuka peluang lewat Fernando Torres dari umpan tumit Yossi Benayoun namun masih sedikit tinggi diatas gawang Petr Cech. Chelsea membalas lewat tendangan bebas Frank Lampard yang tipis di kanan gawang Pepe Reina. Tak lama berselang Cech membuat kesalahan antisipasi dari skema tendangan bebas. Fabio Aurelio langsung melesakkan tendangan bebasnya ke sisi kiri gawang Cech yang tak terjaga di menit 19. Sepuluh menit berikutnya Liverpool semakin percaya diri dengan tambahan gol yang dicetak Xabi Alonso dari titik putih setelah dirinya dilanggar Branislav Ivanovic saat tendangan bebas. Skor 2-0 untuk Liverpool atau aggregat 3-3 bertahan hingga jeda.
Di babak kedua Chelsea tampil berbeda, lebih menyerang. Didier Drogba mencetak gol di menit 50 memanfaatkan umpan silang Nicolas Anelka yang salah diantisipasi Reina. Chelsea menyeimbangkan kedudukan 2-2 tujuh menit berselang lewat tendangan bebas keras dari bek Chelsea, Alex Da Costa. Chelsea bahkan membalikkan keadaan dengan ganti memimpin di menit 75. Michael Ballack yang merebut bola dari Alonso mengumpan ke Drogba dan meng-crossing ketengah kotak pinalti diselesaikan Lampard menaklukkan Reina, 3-2 untuk Chelsea. Semakin ketinggalan dalam aggregat, Benitez memasukkan pemain-pemain berkarakter menyerang, seperti Albert Riera dan Ryan Babel. Hasilnya Liverpool kembali menyamakan kedudukan di menit 80 lewat tendangan keras Lucas Leiva yang membentur badan Michael Essien sehingga mengecoh Cech. Dua menit kemudian Liverpool kembali unggul 4-3 lewat sundulan Dirk Kuyt memanfaatkan umpan silang Riera. Namun di menit 88, Lampard mengamankan Chelsea dari kekalahan kandang dengan golnya yang memanfaatkan umpan Anelka. Menjelang pertandingan usai David Ngog sempat menembak langsung gawang Cech namun bisa diselamatkan Essien. Skor 4-4 mengantarkan Chelsea melaju ke semifinal dengan aggregat 7-5.
Mungkin pertandingan ini layak menjadi pertandingan terbaik Liga Champions musim ini, setidaknya sampai perempat final ini.
Sementara di Allianz Arena kandang Bayern Munich, tuan rumah ditahan tamunya Barcelona 1-1. Gol Frank Riberry di menit 47 disamakan oleh Seydou Keita di menit 73. Dengan hasil ini Barcelona lolos ke semifinal dengan aggregat 5-1. Barca akan menghadapi Chelsea di semifinal.

Stoner Juarai Losail

Casey Stoner mempertahankan prestasi musim lalu menjuarai seri perdana musim ini di Sirkuit Losail, Qatar. Start dari pole position, Stoner melesat sejak awal lomba, memimpin sepanjang balapan dan finis pertama di balapan malam keduanya.
Sempat dibatalkan karena hujan kemarin malam, balapan sepanjang 22 lap berlangsung seru. Lampu merah start mati, Stoner langsung melaju tanpa terkejar. Sementara Loris Capirossi diposisi dua didepan duo Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Dua lap berselan, Rossi mengambil alih posisi Capirossi, sedangkan Andrea Dovizioso menyalip Lorenzo. Satu lap berikutnya Dovizioso menyodok ke posisi tiga menyalip Capirossi. Sedangkan Dani Pedrosa yang start dari posisi 14, di lap keempat sudah berada di posisi delapan. Dua lap berikutnya Pedrosa berada di posisi tujuh. Di Lap ketujuh Lorenzo kembali mengambil posisi tiga dari Dovizioso, Capirossi terjatuh, posisi lima ditempati Colin Edwards, Pedrosa posisi enam.
Titik balik terjadi di lap 10. Tim Repsol Honda menurun. Pedrosa dilewati Chris Vermuelen kemudian Alex de Angelis setelah sempat bersenggolan di tikungan. Lap ke-11 Pedrosa kehilangan posisi kedelapan disalip Mika Kalio, sementara Angelis keenam menyalip Vermeulen. Lap ke-13 Edward menyalip Dovizioso dari posisi empat. Dua lap berikutnya Toni Elias menyalip Pedrosa di posisi sembilan. Tiga lap sebelum lomba berakhir Pedrosa semakin tercecer disalip Randy de Puniet. Akhirnya Pedrosa finis di posisi 12 didepan Nicky Hayden.
Sementara pembalap terdepan tak terjadi perubahan berarti. Stoner semakin menjauh dari kejaran Rossi. Stoner finis lebih dari lima detik didepan Rossi. Tempat ketiga Lorenzo, keempat Edwards dan posisi kelima ditempati Dovizioso.

Bolivia Lumat Argentina 6-1

Bolivia memberi pelajaran kepada Juara Dunia dua kali Argentina dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Conmebol. Dijamu Bolivia di Stadion Hernardo Siles, La Paz yang berketinggian lebih dari 3600 meter, anah asus Diego Maradona, tampil seperti pemain amatiran. Pemain-pemain Argentina mati kutu, pasrah dihancurkan Bolivia. Buruknya koordinasi pertahanan merupakan titik kelemahan Argentina. Bek kiri Emiliano Papa dan kiper Juan Carrizo begitu mudah ditembus. Kartu merah Angel Di Maria melengkapi terpuruknya Tim Tango.
Pesta gol Bolivia diawali oleh Marcelo Moreno di menit 11. Moreno menerima umpan Joaquin Botero mengecoh Papa dan membobol gawang Carizzo. Argentina sempat menyamakan kedudukan di menit 24, tendangan jarak jauh Luis Gonzales gagal diselamatkan penjaga gawang Bolivia, Carlos Arias. Namun tak bertahan lama, kesalahpahaman Javier Zanetti dan Carizzo membuat penjaga gawang Argentina terpaksa melanggar Alex Da Rosa yang berbuah pinalti. Botero mencetak gol pertamanya lewat titik putih di menit 33. Babak pertama ditutup sundulan Da Rosa di menit 44 karena kelemahan Papa. Skor 3-1 untuk tuan rumah.
Di babak kedua, tiga gol lagi tercipta. Bolivia mencetak gol keempat di menit 53. Umpan silang Moreno menuju Botero tak mampu diamankan Papa, sundulan Botero menghujam gawang Carizzo. Argentina yang tertinggal 4-1 semakin terpuruk setelah Angel Di Maria yang baru masuk menggantikan Maxi Rodriguez dikartu merah di menit 63 setelah mengasari Ronald Garcia. Unggul jumlah pemain, Bolivia semakin diatas angin. Botero benar-benar menjadi pahlawan dengan mencetak hattrick di menit 65. Menerima umpan dari sisi kanan lapangan, Botero mengelabuhi Papa dan Carizzo sekaligus. Pesta gol berhenti di empat menit sebelum bubaran. Tendangan jarak jauh Didi Torrico tak mampu diselamatkan Carizzo. Bolivia menang telak 6-1.

Ibrakadabra Luar Biasa

Zlatan Ibrahimovic memang pantas punya julukan 'ibrakadabra'. Dua golnya ke tim papan bawah, Reggina, membuat Inter Milan tetap berada di Capolista (pemuncak) Lega Calcio Serie A unggul tujuh poin atas Juventus. Dua gol yang dicetaknya juga membuatnya menyamai pencapaian Marco Di Vaio sebagai Capocanonieri (top skorer).
Juventus yang sempat menekan Inter dengan mengalahkan dengan telak runner up musim lalu, AS Roma, tak bisa berharap banyak terhadap Reggina untuk menahan laju Inter. Apalagi Inter tampil di kandang sendiri, Giuseppe Meazza. Meski musim ini Reggina mampu menahan Milan ditempat yang sama, tapi yang dihadapi kali ini jelas tim yang sangat berbeda. Alhasil Reggina pun digasak Inter tiga gol tanpa balas. Esteban Cambiasso yang memastikan bertahan di Inter sampai 2014, membuka skor dalam pertandingan tersebut sekaligus menggenapi dua gol Ibra menjadi 3-0.
Namun scudetto masih jauh untuk diraih, ada sembilan pertandingan lagi yang harus dilalui. Unggul hanya tujuh poin atas Juventus tentu masih riskan, tapi jika terus mampu mempertahankan keunggulan jarak, juara pasti ke Giuseppe Meazza.

Undian Liga Champions

Dari hasil undian Liga Champions di markas UEFA di Nyon, satu Derby Inggris langsung tersaji di perempat final Liga Champions awal April mendatang. Seperti tahun lalu, Liverpool akan menghadapi Chelsea. Tahun lalu Chelsea mampu lolos melewati Liverpool dan melaju ke final sebelum ditundukan MU. Undian lain yang tak kalah panas mempertemukan Barcelona versus Bayern Munich. Dari kedua laga tersebut yang lolos akan berhadapan di semifinal.
Undian lainnya mempertemukan juara bertahan Manchester United kontra FC Porto. Ini adalah partai ulangan tahun 2004, kala itu Porto mengalah MU dan akhirnya juara. Sedangkan Villareal akan berulang melawan Arsenal seperti tahun 2006, saat itu Arsenal mampu menghentikan Villareal, namun Arsenal kalah di final saat melawan Barcelona. Pemenang dari kedua laga tersebut akan memperebutkan satu tiket final tersisa.
Pertandingan pertama laga perempat final digelar tanggal 7/8 April mendatang. Leg kedua dilangsungkan sepekan berikutnya. Sedangkan laga semifinal dipertandingkan tanggal 28/29 April dan 5/6 Mei. Grand Final digelar tanggal 27 Mei di Stadion Olimpico, Roma.

Bremen Melaju, Ajax Tersingkir

Dari perdelapan final Piala UEFA, wakil Jerman, Werder Bremen, memastikan satu tempat di perempat final. Bremen lolos setelah menahan wakil Perancis, St. Etienne 2-2. Berbekal kemenangan 1-0 di leg pertama, Bremen melaju dengan aggregat 3-2.
Dalam pertandingan tersebut, Bremen unggul lebih dulu lewat sundulan Sebastian Prodl di menit enam memanfaatkan tendangan penjuru Torsten Fring. Bremen semakin menjauh di menit 27 lagi-lagi lewat sundulan, kali ini dilakukan pemain internasional Peru, Claudio Pizzaro. Namun tuan rumah bangkit dan membalas lewat Yohan Benalouane di menit 64. Meski sempat menyamakan kedudukan 2-2 di menit akhir pertandingan, St. Etienne tersingkir dengan aggregat 2-3.
Sementara di Amsterdam Arena, tuan rumah Ajax dipaksa menyerah tamunya Olympique Marsheille lewat babak perpanjangan waktu. Marsheille yang unggul 2-1 di leg pertama, dapat dikalahkan Ajax 2-1 di waktu normal. Dua gol Ajax dicetak Eyong Enoh di menit 33 dan Miralem Sulejmani di menit 74 sedangkan gol Marsheille dibukukan di menit 35 oleh Mamadou Niang.
Perlawanan Ajax terhenti di babak kedua extra time, Tyrone Mear menjadi penentu kemenangan Marsheille di menit 108. Skor 2-2 membuat tim tamu unggul aggregat 4-3 dan melaju ke perempat final.

Inter Pertahankan Jarak

Melawan tim tangguh sekelas Fiorentina, ternyata I Nerazzuri masih mampu meraih nilai penuh. Hasil buruk disingkirkan Manchester United di Liga Champions sepertinya telah dilupakan anak-anak asuhan Jose Mourinho ini. Masih sangat mengandalkan Zlatan Ibrahimovic, Inter menang dua gol tanpa balas.
Fiorentina, seperti halnya AS Roma punya sejarah yang tak bagus jika ketemu Inter. Anak didik Cesare Prandelli ini lebih banyak kalah bila bertemu Inter baik tandang maupun kandang. Makanya meski terus-terusan mengancam gawang Inter dan membuat Julio Cesar, penyerang La Viola, Adrian Mutu dan Alberto Gillardino tak mampu menjebol gawang Inter. Justru Inter yang membuat gol dari kaki Ibrahimovic. Satu gol di masing-masing babak membuat Inter menyusul kemenangan Juventus sehari sebelumnya. Membuat jarak keduanya kembalh tujuh poin.
Sementara rival sekota Inter, AC Milan juga meraih kemenangan untuk tetap menguntit Inter dan Juventus di papan atas klasemen. Dua gol yang dicetak Filippo Inzaghi dari lima gol yang diciptakan Milan, mengantarkan Super Pippo menorehkan gol ke-300 selama karirnya. Sayangnya kemenangan fantastik tersebut tak merubah jarak poin Milan, tetap tertinggal 12 poin dari Inter Milan.

Barcelona Mantap, Madrid Merangkak Naik

Barcelona kokoh berada dipuncak klasifika La Liga setelah mengalahkan Real Mallorca 3-1, Sabtu kemarin. Kemenangan Barca semakin memperlebar jarak dengan posisi kedua klasemen dengan selisih 11 angka. Sukses Barca diikuti Valencia yang menaik ke posisi dua dengan mengalahkan Atletico Madrid 3-1.
Bertanding dihadapan pendukungnya sendiri, ternyata malah tidak menghasilkan poin penuh bagi Sevila yang juga dituntut menang untuk mengamankan posisinya. Dengan hanya bermain imbang 1-1 dengan Osasuna, Sevila melorot ke posisi empat atau satu tingkat diatas Atletico Madrid.
Sementara juara bertahan Real Madrid memenangi duel penting atas tim papan atas lainnya, The Yellow Submarine, Villareal. Sebuah gol yang dicetak Arjen Robben mengantarkan Madrid menang atas Villareal dan naik dua strip ke posisi tiga. Sementara kekalahan bagi Villareal membuatnya harus puas berada di posisi tujuh. Sedangkan posisi keenam ditempati Deportivo La Coruna, yang di pertandingan jam terakhir, sukses membawa pulang tiga angka dari kandang Getafe dengan menaklukkan tuan rumah 2-1.

Liverpool Lolos, Chelsea Tertahan

Dalam lanjutan pertandingan babak ketiga Piala FA, pimpinan klasemen Liga Inggris, Liverpool, melaju ke babak berikutnya setelah mampu menumbangkan tuan rumah Preston 2-0. Gol The Reds dicetak oleh dua pemain asal Spanyol, Albert Riera di menit 23 dan Fernando Torres di menit akhir pertandingan.
Menyusul Liverpool adalah The Gunner, Arsenal yang mengalahlan Plymouth 3-1. Namun nasib buruk menimpa Manchester City. Anak asuh Mark Hughes ini dihajar tim divisi championship, Nothingham Forest tiga gol tanpa balas di kandang sendiri, Stadion City of Manchester. Kekalahan ini semakin memojokan posisi Hughes kearah pemecatan.
Nasib kurang baik juga dialami Chelsea. Meski terhindar dari kekalahan, Chelsea gagal menang dikandang sendiri saat menghadapi Southend. Keduanya hanya bermain imbang 1-1 dan harus menentukan yang lolos dengan bermain lagi yang akan digelar dikandang Southend. Hasil seri juga diraih Portsmouth yang ditahan Bristol City dengan skor kacamata, 0-0.
Hasil pertandingan lainnya Torquay vs Blackpool 1-0, Hartlepool vs Stoke City 2-0.